Apa yang aku lakukan saat deadline menghimpit,keluargA menuntut diperhatiin, belum lagi sahabat, waktu yang 24 - 9 jam untuk tidur yang dirasa sangat kurang, mulai lelah seperti nenek2 umur 46 tahun n masalah2 lain…(b.u. juga salah satunya)…
Eneg! Merasa semua menghimpit dada n menimbulkan tekanan, merasa benci dengan kewajiban2 yang harus dilakukan, merasa dituntut ini itu (“kamu harusnya tau apa yg kamu lakukan itu salah” ya ampun, plis deh, mana ku tau, tidak ada yg memberi tauku!!!)…
Ketika itu aku hanya bisa mengeluh…
1. Kenapa aku harus melakukan sesuatu yang aku ngga suka?
2. Kapan kewajiban2 ini akan berakhir?
3. Apa aku sedang sial?
Dengan pertanyaan2 itu aku lantas tertekan dan jadi enggan melakukan semuanya, n aku mulai mencoba membalik cara berpikirku…
1. Kenapa tidak mencoba menyukai atau mencintai sesuatu itu?
2. Kewajiban itu akan berjalan terus, sampai kapanpun g berhenti
3. Terima takdirmu, Profesional! Jangan tinggalin sesuatu yg nantinya merepotkan org lain...
Intinya, aku cm menguatkan diri, aku gak bisa lari, itu g bertanggung jawab, dan akhirnya aku mulai mencari sudut yg menarik dr semua ini. Mencari kenikmatan...ini sama seperti mengosongkan pikiran agar mudah orgasme, kosongkan dan nikmati semua sensasinya, carilah cara yang membuatmu paling nyaman n do it! Aku tau kalian pasti bilang tak semudah itu...aku juga baru belajar melakukannya koq...
Senin, 18 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar