Senin, 18 Agustus 2008

TiGa HaRi tuK sLamaNya

Aku mengalami kebingungan yang fatal, sukar mendeskripsikannya...

Bagaimana rasanya bercinta dengan orang yang tidak dicintai? Buwat yg doyan one nite stand mah g masalah, n berhubung aku org yang ngga manusiawi2 amat, aku biasa aja..

Pertamanya c takut, tapi aku tau itu ketakutan krna takut ketahuan perbuatan bejatku ketahuan dia-yg-amat-merindukanku-n-menghargaiku disana. Dan ketika aku yakin dia tidak akan mengetahui, aku mulai menikmati kehidupanku disana. Aku dibimbingnya, dimanjakan, di tatap dengan penuh cinta. Aku menerimanya, pdhl disini aku pun udah menerima cinta yg sama besarnya.

eVil ”kamu maruk”

anGel ”aku cm menerima apa yg dy berikan”

eviL ”itu namanya maruk”

aNgel ”dia tidak salah apa2, knp aku harus menyakiti dia”

Tidak bisakah kita mencintai dua orang sekaligus pd saat yang sama?

Kemarin, ketika aku dan suamiku rukun dan mulai bercanda seperti biasa, aku merasa benar2 mencintainya...[tetap g mrasa bersalah udah menyalahgunakan kepercayaannya]

Tapi sekarang, setelah aku bertemu dengan dia, memeluk n menyandarkan kepala ke dadanya [yg bau karna belum mandi dr kemarin, hehehe, piss mas, bau badanmu ngangenin], dan merasakan rindunya yg meluap2...aku tau aku juga kangen sm dia...kangeeen banget, g mau dy pulang...rasanya aku juga mencintainya...[ughhh sms sial! Dy jd kepikiran pulang n aku jd ikut2an panik, trima kasih sms, kamu sudah merusak suasana kangen2an kami]

Tidak ada komentar: